Kembali ke Portofolio Evangly Ditha Werupangkey

Omnichannel Retail Intelligence

Evangly Ditha Werupangkey
Evangly Ditha Werupangkey
Data Analyst | Ex-Admin Purchasing & Asset Operations
Dipublikasi pada 7 Juni 2026

Sistem Analitik Komprehensif Omnichannel Retail Intelligence ini dibangun sebagai Single Source of Truth (SSOT) untuk mengonsolidasikan data penjualan ritel fisik dari multi-gerai global, mendeteksi anomali performa secara real-time, serta memetakan perilaku pelanggan. Proyek ini dirancang menggunakan pendekatan arsitektur data modern untuk memisahkan beban kognitif informasi (Information Overload) bagi dua persona utama: C-Level Executives (melalui metrik makro pertumbuhan pendapatan, MoM, YoY, dan AOV) serta Regional Operations Managers (melalui analisis granular Pareto produk, pemetaan spasial Azure Maps, dan segmentasi domain email pembeli).

Omnichannel Retail Intelligence
Interactive Dashboard
By Evangly Ditha Werupangkey

Berdasarkan visualisasi data akhir pada sistem laporan, berikut adalah 4 Key Business Insights strategis yang berhasil diisolasi:

  • Ekosistem Pendapatan & Dominasi Kepemilikan (Executive Overview): Total pendapatan korporasi mencatat angka Rp75,86 Juta dengan Nilai Rata-rata Transaksi (Average Order Value / AOV) yang sangat sehat sebesar Rp15,17 Juta. Pertumbuhan tahunan (YoY) melonjak tajam hingga 21.718,7%, menandakan pemulihan masif atau ekspansi bisnis baru. Dari sisi kepemilikan gerai, Owner AIS mendominasi pasar dengan kontribusi pendapatan mencapai Rp45,98 Juta (60,62%), jauh mengungguli Owner BOS yang menghasilkan Rp29,53 Juta (39,38%).

  • Analisis Pareto Produk & Mitigasi Slow-Moving Stock (Product Performance): Menggunakan Dynamic Cumulative Pareto Chart, ditemukan bahwa 96,5% dari total pendapatan perusahaan didorong oleh dua kategori utama, yaitu Clothing - Footwear (Rp29,53 Juta) dan Electronics (Rp19,80 Juta). Produk spesifik seperti "Trainers with Mesh Inserts" dan "Solar Charger" merupakan mesin profit utama. Sebaliknya, kategori Food - Produce (seperti Sweet Potatoes) hanya menyumbang Rp347 Ribu, yang mengindikasikan perlunya efisiensi rantai pasok atau eliminasi stok demi mencegah pembusukan barang di gudang.

  • Efisiensi Gerai Fisik & Pemetaan Spasial (Store Performance): Melalui integrasi Azure Maps, performa gerai terfokus kuat pada wilayah Indonesia yang mencatatkan pendapatan raksasa sebesar Rp2,36 Miliar dengan Revenue Per Customer mencapai Rp8,86 Juta (berdasarkan data historis terkompresi). Analisis struktur toko menunjukkan gerai bertipe Franchise (FR) seperti gerai 5IES dan K2GM menghasilkan stabilitas volume kuantitas penjualan yang jauh lebih tinggi dibanding gerai Company-Owned (CO).

  • Sinyal Penetrasi Pasar & Segmentasi Korporat (Customer & Domain Insight): Rekayasa data hulu (upstream string parsing) terhadap email pelanggan berhasil memetakan bahwa seluruh basis pembeli (Rp76M) menggunakan jenis Business/Custom Domain. Metrik ini membuktikan bahwa strategi pemasaran omnichannel korporasi berhasil melakukan penetrasi ke pasar B2B (Business-to-Business), di mana institusi seperti domain akademik (ox.ac.uk - Rp29,53 Juta) dan infrastruktur teknologi (amazonaws.com - Rp23,85 Juta) bertindak sebagai pembeli dengan loyalitas tinggi.

3. Call To Action (CTA) & Tautan Kredibilitas

Untuk memeriksa validitas tata kelola data, arsitektur Star Schema, serta ketahanan formula DAX yang digunakan dalam proyek ini, silakan akses tautan repositori resmi di bawah ini:

Tentang Author
Evangly Ditha Werupangkey

Evangly Ditha Werupangkey

Data Analyst | Ex-Admin Purchasing & Asset Operations
Transforming raw operational records into actionable enterprise intelligence
International Relations graduate with strong analytical qualifications and proven professional experience in operational procurement, corporate administration, and asset management. Adept at transforming complex operational tracking into structured data insights. Passionate about data analytics, leveraging Excel and Power BI to drive lean continuous improvement and operational precision within supply chain and manufacturing environments.